Revolusi Bumi
Selain
berotasi pada porosnya, bumi pun beredar mengitari matahari atau berevolusi
mengitari matahari. Bila kamu perhatikan matahari terbit sebelah timur tidak
selalu pada tempat yang tetap, kadang-kadang agak sebelah utara atau sebelah selatan.
Ini disebabkan karena lintasan peredaran bumi berbentuk elips.dan poros bumi
tidak tegak lurus melainkan miring sekitar 23,5°. Akibat revolusi bumi terjadi
peredaran semu matahari yaitu matahari seolah-olah melakukan pergeseran dari
utara ke selatan khatulistiwa. Akibat lain, Indonesia memiliki dua musim, yaitu
musim hujan dan musim kemarau.

Gambar
menunjukkan empat kedudukan bumi pada orbitnya yang terjadi pada tanggal 21
Maret, 21 Juni, 23 September, dan 22 Desember.
Pengaruh Revolusi Bumi
Revolusi
Bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari. Bumi mengelilingi matahari
pada orbitnya sekali dalam waktu 365¼.waktu 365¼ atau satu tahun surya disebut
kala revolusi bumi. Ternyata poros bumi tidak tegak lurus terhadap bidang
ekliptika melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap
matahari, sudut ini diukur dari garis imajiner yang menghubungkan kutub utara
dan kutub selatan yang disebut dengan sumbu rotasi. Revolusi ini menimbulkan
beberapa gejala alam yang berlangsung secara berulang tiap tahun diantaranya
perbedaan lama siang dan malam, gerak semu tahunan matahari, perubahan musim,
dan perubahan penampakan rasi bintang, serta kalender masehi.
1. Perbedaan Lama Siang dan Malam
Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan kutub selatan.
Kombinasi antara revolusi bumi serta kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika menimbulkan beberapa gejala alam yang diamati berulang setiap tahunnya. Peristiwa ini nampak jelas diamati di sekitar kutub utara dan kutub selatan.
a.
Antara tanggal 21 Maret s.d 23 September
a. Kutub
utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari
b. Belahan
bumi utara menerima sinar matahari lebih banyak daripada belahan bumi selatan.
c. Panjang
siang dibelahan bumi utara lebih lama daripada dibelahan bumi selatan
d. Ada
daerah disekitar kutub utara yang mengalami siang 24 jam dan ada daerah
disekitar kutub selatan yang mengalami malam 24 jam.
e. Diamati
dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke utara.
f. Kutub
utara paling dekat ke matahari pada tanggal 21 juni. Pada saat ini pengamat di
khatulistiwa melihat matahari bergeser 23,5oke utara.
Antara
tanggal 23 September s.d 21 Maret
. Kutub
selatan lebih dekat mendekati matahari, sedangkan kutub utara lebih menjauhi
matahari.
a.
Belahan bumi selatan menerima sinar matahari lebih banyak daripada
belahan bumi utara.
b.
Panjang siang dibelahan bumi selatan lebih lama daripada belahan
bumi utara
c.
Ada daerah di sekitar kutub utara yang mengalami malam 24 jam dan
ada daerah di sekitar kutub selatan mengalami siang 24 jam.
d.
Diamati dari khatulistiwa, matahari tampak bergeser ke selatan.
e.
Kutub selatan berada pada posisi paling dekat dengan matahari pada
tanggal 22 Desember. Pada saat ini pengamat di khatulistiwa melihat matahari
bergeser 23,5o ke
selatan.
Pada
tanggal 21 Maret dan 23 Desember
. Kutub
utara dan kutub selatan berjarak sama ke matahari
a.
Belahan bumi utara dan belahan bumi selatan menerima sinar
matahari sama banyaknya.
b.
Panjang siang dan malam sama diseluruh belahan bumi.
c.
Di daerah khatulistiwa matahahari tampak melintas tepat di atas
kepala.
Gerak Semu Tahunan Matahari
Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.
Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.
Perubahan Musim
Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin. Berikut ini adalah tabel musim pad waktu dan daerah tertentu di belahan bumi
Belahan bumi utara dan selatan mengalami empat musim. Empat musim itu adalah musim semi, musim panas, musim gugur,, dan musim dingin. Berikut ini adalah tabel musim pad waktu dan daerah tertentu di belahan bumi
|
Musim-musim dibelah bumi utara
|
|
|
Musim semi
|
: 21 Maret – 21 Juni
|
|
Musim panas
|
: 21 Juni – 23 September
|
|
Musim gugur
|
: 23 September – 22 Desember
|
|
Musim Dingin
|
: 22 Desember – 21 Maret
|
|
Musim-musim
dibelah bumi selatan
|
|
|
Musim
semi
|
:
23 September – 22 Desember
|
|
Musim
panas
|
:
22 Desember – 21 Maret
|
|
Musim
gugur
|
:
21 Maret – 22 Juni
|
|
Musim
Dingin
|
:
21 Juni – 23 September
|
Perubahan Kenampakan Rasi
Bintang
Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain
Kita yang berada di bumi hanya dapat melihat bintang pada malam hari. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah. Berarti rasi bintang yang nampak dari bumi juga berubah.
Rasi bintang adalah susunan bintang-bintang yang tampak dari bumi membentuk pola-pola tertentu. Bintang-bintang membentuk sebuah rasi sebenarnya tidak berada pada lokasi yang berdekatan. Karena letak bintang-bintang itu sangat jauh, maka ketika diamati dari bumi seolah-olah tampak berdekatan. Rasi bintang yang kita kenal antara lain Aquarius, Pisces, Gemini, Scorpio, Leo, dan lain-lain
Kita yang berada di bumi hanya dapat melihat bintang pada malam hari. Ketika bumi berada disebelah timur matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah timur matahari. Ketika bumi berada di sebelah utara matahari, kita hanya dapat melihat bintang-bintang yang berada di sebelah utara matahari. Akibat adanya revolusi bumi, bintang-bintang yang nampak dari bumi selalu berubah. Berarti rasi bintang yang nampak dari bumi juga berubah.
Kalender Masehi
Berdasarkan pembagian bujur, yaitu bujur barat dan bujur timur, maka batas penaggalan internasional ialah bujur 180o , akibatnya apabila dibelahan timur bujur 180o tanggal 15 maka di belahan barat bujur 180o masih tanggal 14, seolah-olah melompat satu hari. Hitungan kalender masehi berdasarkan pada kala revolusi bumi, dimana satu tahun sama dengan 365 ¼ hari. Kalender masehi yang mula-mula digunakan adalah kalender Julius Caesar atau kalender Julian. Kalender julian berdasarkan pada selang waktu antara satu musim semi dengan musim semi berikutnya dibelahan bumi utara. Selang waktu ini tepatnya adalah 365,242 hari atau 365 hari 5 jam 48 menit 46 sekon. Julius Caesar menetapkan perhitungan kalender sebagai berikut.
Berdasarkan pembagian bujur, yaitu bujur barat dan bujur timur, maka batas penaggalan internasional ialah bujur 180o , akibatnya apabila dibelahan timur bujur 180o tanggal 15 maka di belahan barat bujur 180o masih tanggal 14, seolah-olah melompat satu hari. Hitungan kalender masehi berdasarkan pada kala revolusi bumi, dimana satu tahun sama dengan 365 ¼ hari. Kalender masehi yang mula-mula digunakan adalah kalender Julius Caesar atau kalender Julian. Kalender julian berdasarkan pada selang waktu antara satu musim semi dengan musim semi berikutnya dibelahan bumi utara. Selang waktu ini tepatnya adalah 365,242 hari atau 365 hari 5 jam 48 menit 46 sekon. Julius Caesar menetapkan perhitungan kalender sebagai berikut.
0.
Lama waktu dalam setahun adalah 365 hari
1.
Untuk menampung kelebihan ¼ hari pada tiap tahun maka lamanya satu
tahun diperpanjang 1 hari menjadi 366 hari pada setiap empat tahun. Satu hari
tersebut ditambahkan pada bulan februari. Tahun yang lebih panjang sehari ini
disebut tahun kabisat
2.
Untuk mempermudah mengingat, maka dipilih sebagai tahun kabisat
adalah tahun yang habis di bagi empat. Contohnya adalah 1984,2000, dan
lain-lain
Tidak ada komentar:
Posting Komentar